PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN MENDUKUNG UPAYA MEWUJUDKAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG BERKELANJUTAN UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT    |    MARI WUJUDKAN DIREKTORAT JENDERAL PSDKP SEBAGAI WILAYAH BEBAS KORUPSI    |    PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN MENDUKUNG PENCIPTAAN IKLIM USAHA YANG KONDUSIF    |    MARI KITA JAGA DAN LINDUNGI SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN DARI KEGIATAN ILEGAL DAN MERUSAK    |    STOP ILLEGAL FISHING DAN KEGIATAN YANG MERUSAK SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN    |   

INFO TERKINI

EMPAT KIA VIETNAM DITANGKAP KP HIU 06

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) melalui Kapal Pengawas (KP) Perikanan kembali menangkap kapal ikan asing (KIA) ilegal yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI).

Penangkapan tersebut merupakan hasil dari operasi rutin yang dilakukan Direktorat Jenderal PSDKP melalui KP Hiu 06 yang dilakukan pada tanggal 28 April 2017. Keempat kapal berbendera Vietnam tersebut ditangkap di perairan ZEEI Laut China Selatan.

Adapun kapal yang ditangkap, yaitu KM TG 94169 TS, KM TG 94916 TS, KM TG 93395 TS dan KM TG 91705 TS yang diawaki oleh 27 (dua puluh tujuh) orang berkewarganegaraan Vietnam. Kapal ditangkap karena melakukan penangkapan tanpa dilengkapi dokumen yang sah dari pemerintah Indonesia dan menggunakan alat tangkap terlarang Trawl.

Selanjutnya keempat KIA tersebut dikawal ke Pangkalan PSDKP Batam untuk menjalani proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp. 20 milyar. (FF)